SOSIALISASI DAGUSIBU PADA MAHASISWA FARMASI UNIVERSITAS IBRAHIMY SEBAGAI UPAYA UNTUK MENDUKUNG GKSO

Authors

  • Diana Lady Yunita Handoyo Universitas Ibrahimy

DOI:

https://doi.org/10.36728/scsej.v4i1.141

Keywords:

DAGUSIBU, GKSO

Abstract

DAGUSIBU merupakan singkatan dari “DApat, GUnakan, SImpan, BUang” obat dengan benar. DAGUSIBU adalah jargon kampanye program Gerakan Nasional Keluarga Sadar Obat yang merupakan salah satu hal yang paling mendasar di bidang farmasi. Santri putri PP Pesantren Salafiyah Syafi’iyah masih banyak yang belum mengetahui cara penggunaan obat yang baik, tidak mengetahui manfaat obat yang benar, tidak mengetahui cara penyimpanan obat yang benar, serta cara membuang sisa obat yang sudah kadaluarsa dan rusak. Di PP Pesantren Salafiyah Syafi’iyah terdapat Fakultas Ilmu Kesehatan, dimana di dalamnya ada prodi farmasi dan prodi kebidanan. Prodi farmasi merupakan salah satu prodi kesehatan yang dapat dimanfaatkan untuk mensosialisasikan tentang penyakit, obat, dan lain sebagainya yang berkaitan dengan kesehatan. Berdasarkan hal tersebut, tim pengabdian kami mengajak mahasiswa farmasi untuk mengikuti sosialisasi terkait DAGUSIBU agar mengetahui bagaimana cara mendapatkan, menggunakan, menyimpan, dan membuang obat yang baik dan benar.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Kemenkes RI. (2011). Modul Penggunaan Obat Rasional. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia

Lutfiyati, Heni, dkk., 2017. Pemberdayaan Kader PKK dalam Penerapan DAGUSIBU (Dapatkan, Gunakan, Simpan, dan Buang) Obat dengan Baik dan Benar. The 6th University Research Colloquium.

Pujiastuti, Anasthasia dan Monica Kristiani, 2019. Sosialisasi DAGUSIBU (Dapatkan, Gunakan, Simpan, Buang) obat dengan benar pada guru dan karyawan SMA Theresiana I Semarang. Indonesian Journal of Community Services. Vol 1 no.1

Downloads

Published

2026-01-13