PENDAMPINGAN PENGOLAHAN KOTORAN TERNAK SAPI MENJADI PUPUK ORGANIK CAIR PADA KELOMPOK PETANI MILENIAL "BELIK LESUNG"
DOI:
https://doi.org/10.36728/scsej.v1i1.1Keywords:
Pendampingan, kotoran ternak sapi, pupuk organic cair, kelompok petani milenialAbstract
Pertanian organik dan berkelanjutan menjadi fokus utama dalam menghadapi tantangan lingkungan dan
keberlanjutan pangan global. Dalam konteks perubahan iklim dan isu lingkungan yang kompleks, kebutuhan
akan pendekatan pertanian yang ramah lingkungan semakin mendesak. Pertanian organik menawarkan solusi
dengan menerapkan prinsip alami untuk mengurangi penggunaan bahan kimia sintetis, memperbaiki kualitas
tanah, dan menghasilkan produk pertanian yang lebih sehat dan berkualitas. Penggunaan pupuk organik adalah
elemen penting dalam pertanian organik. Pupuk organik dapat meningkatkan struktur tanah, ketersediaan unsur
hara, serta mengurangi erosi. Selain itu, penggunaan pupuk organik juga mengurangi dampak negatif pupuk
kimia terhadap lingkungan. Kotoran ternak sapi merupakan bahan baku potensial untuk pupuk organik. Di
Indonesia, pertumbuhan populasi ternak sapi menyediakan daging dan produk turunannya. Namun, peningkatan
ini berarti produksi kotoran ternak meningkat, mengancam lingkungan jika tidak dikelola dengan baik.
Pemanfaatan kotoran ternak sebagai pupuk organik cair dapat menjadi solusi berkelanjutan. Proses fermentasi
mengubah limbah menjadi sumber daya berharga. Pupuk organik cair yang dihasilkan memberikan unsur hara
bagi tanaman dan meningkatkan kualitas tanah. Pendampingan dalam mengubah kotoran ternak menjadi pupuk
organik cair di kelompok petani milenial "Belik Lesung" penting. Artikel ini menjelaskan pendampingan yang
melibatkan tahap pelatihan teknis, pemantauan dan evaluasi, serta pengenalan teknologi pendukung. Hasilnya
termasuk peningkatan pengetahuan dan keterampilan, serta peningkatan produktivitas pertanian dan dampak
positif lingkungan. Pendekatan kolaboratif dan komprehensif diperlukan. Artikel ini menganalisis pengalaman
pendampingan dan dampaknya terhadap produktivitas pertanian, pemahaman pertanian berkelanjutan, dan
potensi pengembangan model serupa. Dengan demikian, pendampingan ini diharapkan meningkatkan pertanian
organik berkelanjutan di kalangan petani, berkontribusi pada kesejahteraan petani, lingkungan, dan masyarakat
secara keseluruhan.
Downloads
References
Akbar, M. R., & Rosyadi, I. (2019). Pengembangan Pupuk Cair Berbahan Dasar Kotoran Ternak Sapi untuk Meningkatkan Produktivitas Lahan Pertanian. Jurnal Agroinovasi, 3(2), 101-108.
Cahyani, S., & Utami, T. (2019). Pengolahan Pupuk Organik Cair dari Kotoran Ternak Sapi dengan Metode Fermentasi Anaerob. Jurnal Ilmu Pertanian dan Peternakan, 3(2), 112-118.
Hartono, B., & Hapsari, L. (2020). Pemanfaatan Pupuk Organik Cair dari Kotoran Ternak Sapi pada Tanaman Pangan. Jurnal Pertanian Terpadu, 6(1), 25-33.
Haryanto, B., & Pratiwi, R. (2020). Peningkatan Efisiensi Pemanfaatan Pupuk Organik Cair pada Tanaman Sayuran. Jurnal Teknologi Lingkungan, 21(2), 189-197.
Isworo, B. (2018). Pupuk Organik Cair: Alternatif Peningkatan Produktivitas Tanaman Pangan. Jurnal Ilmu Tanah dan Lingkungan, 18(1), 8-17.
Pramanik, P., Mondal, S., & Ray, P. K. (2019). Preparation of Liquid Biofertilizer from Cow Dung. International Journal of Agricultural Science and Research, 9(2), 89-94.
Purwanto, H., & Setyorini, D. (2021). Pemanfaatan Pupuk Cair Organik sebagai Upaya Meningkatkan Kesuburan Tanah Pertanian. Jurnal Sumberdaya Lahan, 15(1), 45-56.
Soesanto, L. P., & Nugroho, G. (2019). Pemanfaatan Kotoran Ternak sebagai Pupuk Organik Cair dalam Mendukung Pertanian Berkelanjutan. Jurnal Pertanian Agros, 27(2), 89-98.
Sudaryanto, T., & Sumarno. (2019). Effect of cattle manure and biofertilizer on nutrient content of maize (Zea mays L.) inorganic soils. E3S Web of Conferences, 125, 01008.
Sudaryanto, T., & Wardhani, D. H. (2018). Penerapan Pertanian Organik dalam Meningkatkan Kesejahteraan Petani Milenial. Jurnal Pengembangan Masyarakat Madani, 4(1), 45-52.
Sutrisno, A., & Yulianti, N. (2021). Implementasi Pertanian Organik dalam Konteks Keberlanjutan Lingkungan. Jurnal Pertanian Berkelanjutan, 9(2), 87-94.
Widodo, A. S., & Prasetyo, L. B. (2017). Potensi dan Tantangan Pertanian Organik di Era Milenial. Jurnal Inovasi Pertanian, 13(1), 45-56.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 Asroful Kadafi, Ratih Christiana

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

