PELATIHAN PEMBUATAN HANDSANITIZER MINYAK ZAITUN PADA SANTRI PUTRI PONDOK PESANTREN SALAFIYAH SYAFIIYAH SUKOREJO
DOI:
https://doi.org/10.36728/scsej.v3i2.98Keywords:
handsanitizer, emolien, minyak zaitun, santri putriAbstract
Kebiasaan cuci tangan dengan sabun masih menjadi tantangan besar di dunia pesantren. Oleh karena itu, untuk tetap mencapai tujuan kebiasaan cuci tangan dengan sabun, perlu adanya edukasi dan pelatihan pembuatan dan handsanitizer dengan minyak zaitu sebagai emolien. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah memberikan edukasi terkait cuci tangan dengan sabun dan melatih keterampilang santri putri untuk membuat handsanitizer secara mandiri. Metode pelaksanaan kegiatan yaitu dengan memberikan kuesioner cuci tangan kepada 35 responden, kemudian memberikan pelatihan pembuatan handsanitizer minyak zaitun. Berdasarkan hasil kuesioner, kebiasaan mencuci tangan dengan sabun sebelum makan masih rendah (88,6%), sesudah makan (45,7%). Namun, kebiasaan mencuci tangan dengan air tergolong tinggi yaitu mencuci tangan sehabis menggunakan toilet (94,3%), sebelum makan (60%) dan setelah makan (62,9%). Penggunaan handsanitizer masih tergolog rendah yaitu 88,5% dengan alasan tidak selalu mempunyai handsanitizer dan menggunakan jika hanya difasilitasi. Pelatihan pembuatan handsanitizer minyak zaitun merupakan salah satu solusi untuk membiasakan santri putri menggunakan handsanitizer pada setiap aktivitas mereka.
Downloads
References
Kementrian Agama RI. EMIS Dashboard [Internet]. Sekretariat Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementrian Agama RI; 2019. Available from: https://ditpdpontren.kemenag.go.id/web/
Djuwairiyah, Jamil A.I., Kadir F.A.A. 2024. Kepemimpinan Kiai Pondok Pesantren Salafiyah Syafiiyah Sukorejo Terhadap Transformasi Pendidikan Islam. Lisan Al-Hal: Jurnal Pengembangan Pemikiran dan kebudayaan. 18 (2): 338 – 359.
Assefa D, Melaku T, Bayisa B, et al. COVID-19 pandemic and its implication on hand hygiene status by alcohol-based handsanitizers among healthcare workers in Jimma University Medical Center, Ethiopia. 03 Agustus 2020, PREPRINT (Version 1) tersedia di Research Square. doi:10.21203/rs.3.rs-51049/v1
Lachenmeier DW. Safety evaluation of topical applications of ethanol on the skin and inside the oral cavity. J Occup Med Toxicol. 2008;3:26. https://link.springer.com/content/pdf/10.1186/1745-6673-3-26.pdf
Todd ED, Greig JD, Bartleson CA, Michaels BS. Outbreaks where food workers have been implicated in the spread of foodborne disease. Part 10. Alcohol-based antiseptics for hand disinfection and a comparison of their effectivenesswith soaps. J Food Prot. 2010;73(11):2128–2140. AccessedMarch 9, 2015
Kemenkes Republik Indonesia. Panduan Cuci Tangan Pakai Sabun. Kesehat Lingkung. 2020:20
Kuraeiad, S., Prueksatrakun P., Chuajeen, Y., Kooltheat N., Sookbampen O., Mitsuwan, W., Kwankaew, P. Evaluation of moisturizing property and antimicrobial activity of alcohol-based handsanitizer formulations using coconut oil as a moisturizing agent against Staphylococcus aureus and Escherichia coli. Vet Integr Sci. 2020; 20(2):419-430
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Fauzi Rahman

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.