MEMBANGUN LITERASI AKTIVITAS FISIK SISWA SEKOLAH DASAR MELALUI EDUKASI DAN PRAKTIK OLAHRAGA TRADISIONAL DI SDN 1 PLOSO LOR
Keywords:
Physical Activity, Dagongan, Lari Balok, Physical Literacy, Traditional SportsAbstract
Perkembangan teknologi digital memicu tingginya fenomena sedentary behavior dan mengancam kepunahan warisan budaya kearifan lokal pada anak usia sekolah dasar di pedesaan. Berdasarkan observasi awal di SDN 1 Ploso Lor, ditemukan fakta bahwa mayoritas peserta didik belum mengetahui eksistensi maupun cara memainkan olahraga tradisional. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk membangun literasi aktivitas fisik siswa sekaligus merevitalisasi budaya lokal melalui edukasi dan praktik langsung olahraga tradisional. Metode pelaksanaan program ini dirancang secara sistematis dengan menggunakan pendekatan partisipatif melalui tiga tahapan linier yang meliputi pemetaan situasi awal, edukasi klasikal interaktif, serta praktik lapangan terfokus. Khalayak sasaran yang dilibatkan mencakup total 85 peserta didik yang tersebar dari kelas 2 hingga kelas 6. Evaluasi ketercapaian program diukur melalui alat pengamatan terstruktur dan penilaian perilaku komunal. Hasil intervensi kualitatif menunjukkan adanya transformasi sikap khalayak sasaran yang diindikasikan oleh tingginya antusiasme kognitif siswa, menguatnya nilai sportivitas, pudarnya ego individu, serta terstimulasinya koordinasi gerak motorik kasar anak melalui skema fun game lari balok dan dagongan. Keterbatasan alokasi waktu kurikuler sekolah dapat disiasati secara efisien melalui manajemen perlombaan rekreasi kelompok yang padat durasi. Kesimpulan dari program pengabdian ini membuktikan bahwa hilirisasi aktivitas fisik berbasis kearifan lokal sangat penting untuk melestarikan identitas kearifan budaya daerah secara mandiri sekaligus menjadi sarana alternatif yang inklusif untuk menjaga kebugaran jasmani serta mereduksi kejenuhan akademik siswa sekolah dasar di lingkungan pedesaan.
Downloads
References
Fadhila, S., Yuliawan, D., Firdaus, M., & Zawawi, M. A. (2025). Peran Sosiologi Olahraga Dalam Pelestarian Dan Pengembangan Olahraga Tradisional. Jurnal Inovasi Pembelajaran Dan Sains (JIPS), 1(01), 19–23.
Faozi, F., Setiani, I., & Revaldi, S. (2024). Sosialisasi aktivitas fisik melalui permainan olahraga tradisional. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bina Darma, 4(2), 152–159.
Novita, R., Saputra, D. A. M., Fauzi, M. I., Wibisana, D. J., & NR, R. A. F. (2026). Upaya Pelestarian Budaya Lokal melalui Lomba Permainan Tradisional di Wilayah Mulyorejo. GANESHA: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 6(1), 19–27.
Rahail, R. B., Bawawa, M., & Hiskya, H. J. (2023). Implementasi model pembelajaran olahraga tradisional kayu malele sebagai upaya meningkatkan sikap dan kararakter serta melestarikan kearifan lokal. JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri), 7(1), 192.
Saputra, R. J., & Riyadi, A. R. (2026). Membangun Karakter Anak Melalui Olahraga Tradisional: Perspektif Filsafat Pendidikan Di Sekolah Dasar. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 11(02), 246–261.
Sari, D. A. N., Prastica, F. A., Fatimah, Q., Wardani, N. W. P., & Wargama, I. M. D. S. (2026). Sosialisasi Saciplo Handmade Soap Sebagai Media Edukasi Higiene Personal Dalam Mendukung Gaya Hidup Sehat Dan Pengenalan Potensi Ekonomi Kreatif Masyarakat Desa Ploso Lor. SUBSERVE: Community Service and Empowerment Journal, 4(2), 431–438.
Wargama, I. M. D. S. (2026). Fitness Center Sebagai Ruang Sosial Baru: Kajian Sosial-Ekonomi Perilaku Aktivitas Fisik Masyarakat. Jurnal Ilmiah Spirit, 26(1), 330–340.
Wargama, I. M. D. S., Kristin, W., & Irfandi, I. (2026). Physical Activity Crisis Among Physical Education Students: Empirical Evidence From A Survey Of Physical Activity Among Pjok Students In The Era Of Sedentary Lifestyles. Jurnal Penjaskesrek, 13(1), 13–25.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 I Made Dwi Sastra Wargama, Anandhita Esa Wahyu Aurellia, Fatimah Azzahro Khoirunnisa, Wawan Setiawan, Cecep Andri Arianto, Syamsudin Syamsudin

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


