INOVASI TOOLKIT PSIKOSOSIAL UNTUK PENCEGAHAN DINI GANGGUAN MENTAL REMAJA DI SMK MUHAMMADIYAH HAURWANGI
Keywords:
kesehatan mental, toolkit psikososial, pendidikan vokasional, SEL, pencegahan diniAbstract
Permasalahan kesehatan mental remaja di SMK Muhammadiyah Haurwangi meliputi meningkatnya stres akademik, rendahnya literasi kesehatan mental, serta keterbatasan kapasitas guru dalam deteksi dini dan pendampingan psikososial. Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan mengembangkan dan mengimplementasikan toolkit edukasi psikososial berbasis sekolah sebagai solusi promotif dan preventif. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) dengan tahapan analisis kebutuhan, pengembangan toolkit, validasi, pelatihan guru, implementasi pada siswa, serta evaluasi berbasis pre-test dan post-test. Hasil menunjukkan adanya peningkatan literasi kesehatan mental siswa dan guru, peningkatan keterampilan coping dan regulasi emosi siswa, serta peningkatan kapasitas guru dalam deteksi dini. Selain itu, terbentuk sistem rujukan awal berbasis sekolah yang lebih terstruktur. Program ini juga meningkatkan keterlibatan siswa dan menciptakan lingkungan sekolah yang lebih suportif. Kesimpulannya, toolkit edukasi psikososial terbukti efektif sebagai model intervensi berbasis sekolah yang dapat direplikasi untuk memperkuat kesehatan mental remaja secara berkelanjutan.
Downloads
References
Agma, A. R. (2025). Peran Konselor Sekolah dalam Meningkatkan Kesejahteraan Emosional Siswa. Jurnal Psikologi dan Konseling, 1(1), 23-30.
Anggraeni, W., & Imania, E. (2025). Sosial Emosional Learning (Peran Pembelajaran Sosial Emosial) Sebagai Faktor Protektif Terhadap Cyberbullying: Sebuah Telaah Literatur Sistematik Pada Konteks Indonesia. Jurnal Kreativitas Pendidikan Modern, 7(1).
Caldwell, D. M., Davies, S. R., Hetrick, S. E., et al. (2019). School-based interventions to prevent anxiety and depression. BMJ, 364, l431.
Durlak, J. A., Weissberg, R. P., Dymnicki, A. B., Taylor, R. D., & Schellinger, K. B. (2011).
The impact of enhancing students’ social and emotional learning: A meta-analysis. Child Development, 82(1), 405–432.
Fatimah, M., Dewi, R. P., & Aini, L. N. (2024). Psikoedukasi literasi kesehatan mental pada Generasi Z. Setia Mengabdi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 5(2), 37-44.
Felani, E., Istiqomah, K. F., Sari, I. N. I., & Hidayatullah, R. (2025). Implementasi strategi participatory action research (par) untuk mengoptimalkan pengelolaan sampah berbasis sekolah: sebuah pendekatan inovatif dan berkelanjutan. AN NAJAH (Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Keagamaan), 4(3), 21-27.
Gazali, M., & Zaroni, M. (2026). Peran Pelayanan Kesehatan Sekolah dalam Meningkatkan Status Kesehatan Remaja di Indonesia. Journal of Applied Health Sciences, 2(1), 42-50.
Idham, A. Z., & Idham, A. F. (2026). Pendidikan dan Kesehatan Mental Di Era Digital: Kajian Teoretis dan Strategi Implementasi dalam Konteks Pendidikan Modern. CV Eureka Media Aksara.
Jorm, A. F. (2012). Mental health literacy: Empowering the community. American Psychologist, 67(3), 231–243.
Marianty, D., Hidayati, A., & Widodo, P. B. (2025). Peran Guru dan Upaya Sekolah Dalam Menangani Kesehatan Mental Siswa di Indonesia: Tinjauan Literatur Sistematis. Fathana, 3(1), 41-55.
Patel, V., Saxena, S., Lund, C., et al. (2018). The Lancet Commission on global mental health. The Lancet, 392(10157), 1553–1598.
Putri, R., Koimah, S. M., Zahra, N. A., & Putri, M. F. J. L. (2024). Efektivitas Mindful Education Dalam Meningkatkan Kesejahteraan Mental, Prestasi Akademik, Dan Keterampilan Sosial Siswa. Academy of Social Science and Global Citizenship Journal, 4(2), 66-72.
Sariningsih, O. D., & Ginting, S. (2026). Metode Edukasi Kolaboratif Psikososial, Karakter, dan Kespro dalam Upaya Meningkatkan Perlindungan Siswa dari Kekerasan Seksual Berbasis Digital: Program Pengabdian kepada Masyarakat. Jurnal Medika: Medika, 5(1), 681-698.
Setiabudi, A., Setianingsih, I., & Baqi, F. A. (2026). Peran Psychological Safety Dalam Menciptakan Lingkungan Akademik Yang Sehat Dan Produktif. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 11(01), 33-44.
Siregar, K. Z. B., Wahyuni, E., & Marjo, H. K. (2024). Literature Review: Intervensi untuk Meningkatkan Literasi Kesehatan Mental. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling, 8(3), 1706-1715.
Vienlentia, R., & Katrin, K. (2025). Integrasi Pendekatan Sosial-Emosional dalam Manajemen Pembelajaran di Sekolah Dasar. Satya Sastraharing: Jurnal Manajemen, 9(2), 294-308.
Werner-Seidler, A., Perry, Y., Calear, A. L., Newby, J. M., & Christensen, H. (2021).
School-based depression prevention programs. Clinical Psychology Review, 89, 102079.
WHO. (2021). Adolescent mental health. https://www.who.int
Widyatmoko, W., Pratiwi, Y. S., Pramestie, A., & Pangke, F. P. (2024). Tinjauan Sistematis Intervensi Konseling Berbasis Alam pada Remaja. Jurnal Ilmiah Bimbingan Konseling Undiksha, 15(3), 318-326.
Winengsih, E., Yuliani, M., & Yusita, I. (2025). Kesehatan Mental sebagai Faktor Risiko Gangguan Menstruasi pada Remaja: Sebuah Upaya Preventif. Deepublish.
Wisudahningsih, E. T., & Ramadhani, I. (2025). Tahapan Perkembangan Remaja: Perspektif Psikologis dan Implikasi Pendidikan. IHSAN: Jurnal Pendidikan Islam, 3(4), 1204-1222.
Ximenes, J., Naibili, M. J. E., & Sanan, Y. C. U. (2024). Potret Kesehatan Jiwa Remaja SMA: Tantangan Kecemasan dan Depresi di Era Modern. Healthy Papua-Jurnal keperawatan dan Kesehatan, 7(2).
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Mutia Qana'a, Pikir Wisnu Wijayanto, Rizqi Hanabella

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

