EMPOWERING PKK CADRES FOR STRENGTHENING FAMILY PLANNING PROGRAMS IN RANGKAPAN JAYA BARU SUBDISTRICT, DEPOK, WEST JAVA, INDONESIA

Authors

  • Riris Lindiawati Universitas Al Azhar Indonesia
  • Ainul Haq University Gunadarma
  • Sita Rahayu Yulianti Kader PKK, Rangkapan Jaya Baru, Depok

Keywords:

Pasangan usia subur, keluarga berencana, kader PKK

Abstract

Pasangan usia subur merupakan kelompok kunci dalam keberhasilan program Keluarga Berencana. Pada tahun 2024, sekitar 7 dari 10 penduduk Indonesia merupakan usia produktif. Keterbatasan data mutakhir mengenai profil usia reproduktif sering kali menjadi hambatan dalam perencanaan kegiatan promosi dan pencegahan, baik bagi layanan kesehatan maupun pemerintah desa. Kegiatan ini dilaksanakan oleh kader di Kelurahan Rangkapan Jaya Baru, Kecamatan Pancoran Mas, Depok, melibatkan 16 pasangan. Tujuan utamanya adalah meningkatkan kapasitas kader dalam melakukan pengumpulan data sebagai dasar perencanaan program keluarga. Metode yang digunakan adalah survei lapangan yang mencakup identitas, usia, jumlah anak, partisipasi dalam Keluarga Berencana, jenis kontrasepsi, serta keinginan memiliki anak. Hasil menunjukkan variasi penggunaan kontrasepsi: alat kontrasepsi dalam rahim (AKDR) (3 ibu), implan (1 ibu), suntik (1 ibu), kondom (1 ayah), serta metode kalender (1 ibu), sedangkan sebagian besar tidak menggunakan kontrasepsi (8 ibu). Mereka menyatakan tidak ingin memiliki anak lagi, sementara beberapa lainnya ingin menunda atau segera memiliki anak. Database ini dapat digunakan sebagai dasar penyusunan prosedur program Keluarga Berencana di tingkat bawah. Sebagai kesimpulan, pemberdayaan kader melalui pengumpulan data pasangan usia subur terbukti meningkatkan kesiapan masyarakat dalam memperkuat program Keluarga Berencana.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Blackstone, S. R., Nwafor, E., & Iwelunmor, J. (2017). Factors influencing contraceptive use in sub-Saharan Africa: A systematic review. International Quarterly of Community Health Education, 37(2): 79-91.

Cleland, J., Harbison, S., & Shah, I. H. (2014). Unmeet need for contraception: Issues and challenges. Studies in Family Planning, 45(2): 105-122.

Glenton, C., Javadi, D., & Perry, H. B. (2021). Community health workers at the dawn of a new era: 5. Roles and tasks. Health Research Policy and Systems, 19: 128.

Perry, H. B., Sacks, E., Schleiff, M., Kumapley, R., Gupta, S., Rassekh, B.M., Freeman, P.A. (2017). The impact of community health workers on health outcomes: A systematic review. Journal of Global Health, 7(1): 1-14.

Putri, P.K.D, Hubeis, A.V., Sarwoprasodjo, S., Ginting, B. (2019). Kelembagaan dan capaian program keluarga berencana dari era sentralisasi ke desentralisasi. Jurnal Kependudukan Indonesia, 14(1), 1-12.

Scott, K., Beckham, S.W., Gross, M., Pariyo, G., Rao, K.D., Cometto, G., Perry, H.B. (2018). What do we know about community based health workers? A systematic reviews on community health workers. Human Resources for Health, 16: 39.

Shakya, P., Karki, S., Horton, S., Vaidya, A., Kaphle, S. (2023). Barriers in accessing family planning services in Nepal during the COVID-19 pandemic: A qualitative study. Journal of Global Health Reports, 7(1):e2023028.

Sulaeman, A. (2023). Pemberdayaan masyarakat dengan pendekatan participatory rural appraisal (PRA). Jurnal Literasi Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat, 2(2): 87-96.

Ulfah, A., Sutrisminah, E. (2025). Faktor yang mempengaruhi rendahnya minat pasangan usia subur (PUS) dalam penggunaan KB IUD: literatur review. Jurnal Ilmiah Kebidanan, 8(1), 59-70.

United Nations Population Fund (UNFPA). (2022). State of the World Population 2022: Seeing the Unseen - The Case for Action in the Neglected Crisis of Unintended Pregnancy. UNFPA

World Bank. (2020). World Development Report 2020: Global Value Chains in a Post-COVID-19 World. World Bank Group.

Downloads

Published

2026-07-05

Issue

Section

Articles