PENANGGULANGAN STUNTING UNTUK BALITA DI DESA DADAPAN, KECAMATAN KENDAL DENGAN GIZI SEIMBANG
DOI:
https://doi.org/10.36728/scsej.v2i2.51Keywords:
stunting, makanan bergiziAbstract
Stunting adalah problematika yang saat ini menjadi perhatian Pemerintah Indonesia, khususnya yang terjadi pada masyarakat Desa Dadapan, Kecamatan Kendal. Stunting merupakan kondisi gagal tumbuh pada anak yang disebabkan karena kekurangan gizi yang kronis. Mitra kami adalah kader Posyandu Desa Dadapan yang menunjukkan data bahwa angka stunting di Desa Dadapan sebesar 29%. Permasalahan ini harus segera mendapat perhatian dan penanganan khusus, agar persentase angka stunting dapat ditekan. Hal ini yang memotivasi tim pengabdian kepada Masyarakat untuk menangani permasalahan stunting, yang terdiri dari kader posyandu, tenaga Kesehatan, bersama mahasiswa KKN-T MBKM dan tenaga ahli. Metode pelaksanaan diawali dengan melakukan perizinan, mengidentifikasi permasalahan stunting, menentukan stake holder yang akan terlibat dalam penanggulangan stunting. Tahap kedua menentukan sasaran kegiatan. Tahapan selanjutnya melakukan sosialisasi tentang bahaya stunting dan pelatihan membuat makanan bergizi. Tahapan kelima membantu distribusi makanan bergizi selama satu minggu kepada balita stunting dan tahapan terakhir yakni melakukan evaluasi kegiatan. Hasil dari evaluasi kegiatan menunjukkan bahwa sasaran memperoleh wawasan mengenai stunting dan cara mudah mempersiapkan makanan bergizi serta tercukupinya makanan bergizi selama satu minggu untuk balita stunting. Harapan dari kegiatan ini adalah Masyarakat memiliki kesadaran untuk mengimplementasikan kebutuhan makanan bergizi kepada balita stunting.
Downloads
References
Al Jihad, M. N., Ernawati, E., Nugroho, H. A., Soesanto, E., Aisah, S., Rejeki, S., Setyawati, D., & Novitasari, N. (2022). Cegah Stunting Berbasis Teknologi, Keluarga, Dan Masyarakat. SALUTA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(2), 31. https://doi.org/10.26714/sjpkm.v1i2.8683
Annur, C. . (2023). Prevalensi Balita Stunting Provinsi Jawa Timur Menurut Kabupaten/Kota. Databooks. https://databoks.katadata.co.id/datapublish/2023/02/14/ini-rincian-angka-balita-stunting-di-wilayah-jawa-timur-pada-2022-kabupaten-jember-terbesar
Ardiawan, D., Christiana, R., Hamidah, S. W., & Kamaria, B. M. (2024). Pengaruh pola asuh orang tua dan kontrol diri terhadap tingkat agresif pada remaja. 11(1), 23–36.
Aurima, J., Susaldi, S., Agustina, N., Masturoh, A., Rahmawati, R., & Tresiana Monika Madhe, M. (2021). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Stunting pada Balita di Indonesia. Open Access Jakarta Journal of Health Sciences, 1(2), 43–48. https://doi.org/10.53801/oajjhs.v1i3.23
Bustami, B., & Ampera, M. (2020). The identification of modeling causes of stunting children aged 2–5 years in Aceh province, Indonesia (Data analysis of nutritional status monitoring 2015). Open Access Macedonian Journal of Medical Sciences, 8(E), 657–663. https://doi.org/10.3889/oamjms.2020.4659
Djamil, A. (2020). Strategies Against Stunting. The 2nd Strada International Conference, 2(1), 119–124. https://doi.org/10.30994/sich2.v2i1.59
Kadafi, A., Pratama, B., Christiana, R., Wardani, S., Nurfaizin, A., Setiawan, O., Putra, I., & Hidayat, T. (2023). Upaya Pencegahan Stunting Dengan Edukasi Pentingnya Asi, Mpasi Dan Makanan Bergizi. Jurnal Abdimas Bina Bangsa , 4(1), 1–8.
Kadafi, A., Suharni, S., & Christiana, R. (2021). Inovasi Produk Olahan Kedele pada UMKM Kedele Cryspy Erte. GANESHA: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(02), 62–68. https://doi.org/10.36728/ganesha.v1i02.1463
Komalasari, K., Supriati, E., Sanjaya, R., & Ifayanti, H. (2020). Faktor-Faktor Penyebab Kejadian Stunting Pada Balita. Majalah Kesehatan Indonesia, 1(2), 51–56. https://doi.org/10.47679/makein.202010
Kresnawati, W., Ambarika, R., & Saifulah, D. (2022). Pengetahuan dan Sikap Ibu Balita Sadar Gizi terhadap kejadian Stunting. Journal Of Health Science Community, 3(1), 26–33. https://thejhsc.org/index.php/jhsc
Nindyna Puspasari, & Merryana Andriani. (2017). Hubungan Pengetahuan Ibu tentang Gizi dan Asupan Makan Balita dengan Status Gizi Balita (BB/U) Usia 12-24 Bulan. Amerta Nutrition, 1(4), 369–378. https://doi.org/10.20473/amnt.v1.i4.2017.369-378
Ningrum, N. P., Hidayatunnikmah, N., & Rihardini, T. (2020). Cegah Stunting Sejak Dini dengan Makanan Bergizi untuk Ibu Hamil. E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 11(4), 550–555. https://doi.org/10.26877/e-dimas.v11i4.5616
Rochmatun Hasanah, Fahimah Aryani, & Effendi, B. (2023). Pemberdayaan Masyarakat Dalam Pencegahan Stunting Pada Anak Balita. Jurnal Masyarakat Madani Indonesia, 2(1), 1–6. https://doi.org/10.59025/js.v2i1.54
Rohmah, F. N., Putriana, D., & Safitri, T. A. (2022). Berdayakan Masyarakat Cegah Stunting dengan Mengolah Bahan Pangan Potensi Lokal. Masyarakat Berdaya dan Inovasi, 3(2), 114–117. https://mayadani.org/index.php/MAYADANI/article/view/97
Rusliani, N., Hidayani, W. R., & Sulistyoningsih, H. (2022). Literature Review: Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Stunting pada Balita. Buletin Ilmu Kebidanan dan Keperawatan, 1(01), 32–40. https://doi.org/10.56741/bikk.v1i01.39
Setyaningsih, S. R., & Agustini, N. (2014). Pengetahuan, Sikap, dan Perilaku Ibu dalam Pemenuhan Gizi Balita: Sebuah Survai. Jurnal Keperawatan Indonesia, 17(3), 88–94. https://doi.org/10.7454/jki.v17i3.451
Wardani, Z., Sukandar, D., Baliwati, Y. F., & Riyadi, H. (2021). Sebuah Alternatif: Indeks Stunting Sebagai Evaluasi Kebijakan Intervensi Balita Stunting Di Indonesia. Gizi Indonesia, 44(1), 21–30. https://doi.org/10.36457/gizindo.v44i1.535
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Ratih Christiana, Suharni Suharni, Ibnu Mahmudi, Juwita Finayanti, Haula Al Anbiya, Aprilia Tama, Tiara Fransisca, Hanafi Eviana Elvita, Andika Triprasetyo, Muhammad Fatkhur

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

