TINGKAT KONSEP DIRI SISWA KELAS XI SMK TEUKU UMAR SEMARANG

Authors

  • Siti Aisyah Universitas PGRI Palembang
  • Heni Trisna Martiani Universitas Nusa Cendana
  • Nabila Fuadina Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri

DOI:

https://doi.org/10.36728/ijocaa.v1i1.139

Keywords:

Konsep diri , Siswa SMK, Bimbingan dan Konseling

Abstract

Pendidikan memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya dalam mempersiapkan siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) untuk menghadapi dunia kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsep diri siswa kelas XI di SMK Teuku Umar Semarang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif. Populasi penelitian berjumlah 180 siswa kelas XI, dan seluruh populasi dijadikan sampel dengan teknik sampling jenuh. Pengumpulan data dilakukan menggunakan Tennessee Self Concept Scale (TSCS) yang dikembangkan berdasarkan teori aspek konsep diri dari William H. Fitts. Analisis data menggunakan teknik statistik deskriptif. Hasil uji validitas menunjukkan instrumen valid dan uji reliabilitas menunjukkan reliabilitas yang tinggi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 34% siswa memiliki konsep diri rendah, 54% berada pada kategori sedang, dan 15% berada pada kategori tinggi. Penelitian ini terbatas pada kajian deskriptif dan dilakukan hanya pada satu sekolah, sehingga hasilnya diharapkan dapat menjadi dasar pengembangan dan pelaksanaan layanan bimbingan dan konseling di sekolah.

References

Almaida, D. S., & Febriyanti, D. A. 2019. Hubungan antara konsep diri dengan kematangan karier pada siswa kelas XI SMK Yayasan Pharmasi Semarang. Jurnal Empati, 8, 87–92. https://doi.org/10.14710/empati.2019.23579.

Badan Pusat Statistik (BPS). 2022. Angkatan kerja lulusan sekolah menengah kejuruan (SMK) mencatat tingkat pengangguran terbuka (TPT) Februari 2022. Jakarta.

Folastri, S., & Prasetyaningtyas, W. E. 2017. Gambaran konsep diri siswa di sekolah menengah kejuruan sumbangsih Jakarta Selatan. TERAPUTIK: Jurnal Bimbingan dan Konseling, 1(1), 33.

Ghufron, N. M., & Risnawita, R.2016. Teori-teori psikologi. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.

Hapsari, I. P., & Rahardjo, S. B. 2018. Perbedaan Konsep Diri Siswa SMA dan SMK di Kabupaten Klaten. Jurnal BK Unimus, 2(2), 118-125. http://dx.doi.org/10.30872/psikostudia.v9i3.4392.

Nugroho, A. 2018. Efektivitas konseling kelompok dengan pendekatan Solution Focused Brief Counseling untuk meningkatkan konsep diri siswa. Jurnal Bimbingan dan Konseling, 5(2), 123–131.

Maya, I., Rahman, K. A., & Sarman, F. 2023. Hubungan Konsep Diri dengan Pemilihan Karir siswa di SMAN 11 Kota Jambi. JUANG: Jurnal Wahana Konseling, 6(2), 143–151.

Putri, R. A. 2020. Tingkat konsep diri siswa di SMAN 4 Kerinci. Jurnal Ilmiah Bimbingan dan Konseling, 4(1), 45–53.

Purwandika, et.al. 2020. Pengaruh Konsep Diri erhadap Kematangan Karier. Peserta Didik Sma. Jurnal Ecopsy, 7(2). https://doi.org/10.20527/ecopsy.v7i2.6543

Rakhmat, Jalaluddin. 2011. Psikologi Komunikasi. Bandung. Remaja Rosdakarya.

Situmorang, D. D. B., Mulawarman, & Wibowo, M. E. 2019. Konsep diri siswa sekolah dasar ditinjau dari aspek penerimaan diri dan keyakinan terhadap kemampuan. Jurnal Psikologi Pendidikan dan Konseling, 5(1), 1–10.

Sofianti, R., Nurihsan, A. J., & Suherman, M. M. 2021. Efektivitas teknik miracle question dalam konseling Solution Focused Brief Counseling untuk meningkatkan konsep diri remaja. Jurnal Bimbingan Konseling Indonesia, 6(2), 89–97.

Su, Y.-S., & Hsu, W.-S. 2020. The effectiveness of Solution-Focused Brief Counseling on adolescents’ body image, self-motivation, and goal setting. Journal of Counseling Psychology, 67(3), 345–356. https://doi.org/10.1037/cou0000412

Sunarto. 2013. Perkembangan Peserta Didik. Jakarta : Rineka Cipta.

Widiarti, P. W. 2017. Konsep diri siswa SMP se-Kota Yogyakarta. Jurnal Riset Pendidikan, 4(2), 101–109.

Winkel, W.S, & Hastuti. 2013. Bimbingan dan konseling di Institusi Pendidikan. Yogyakarta: Media Abadi.

Downloads

Published

2026-01-09