DINAMIKA EMPATI KONSELOR SEBAYA DALAM PROSES KONSELING

Authors

  • RR Intan Laksmita Mayastuty universitas negeri semarang
  • Bahrul Septiandari Universitas Negeri Semarang
  • Mulawarman Mulawarman Universitas Negeri Semarang
  • Ali Formen Universitas Negeri Semarang

DOI:

https://doi.org/10.36728/ijocaa.v1i1.136

Keywords:

Konseling, konselor sebaya, dinamika psikologis

Abstract

Konseling   sebaya merupakan upaya   bersama   yang   mendorong pemanfaatan kapasitas   anggota   kelompok untuk   saling berbagi   kepentingan   bersama agar dapat menghibur,  menenangkan,  menjadi  teman,  menengahi  dan  mendamaikan  mereka  yang teralienasi satu sama lain secara informal dengan tidak melibatkan profesional tertentu atau pihak yang  berwenang  dalam sebuah organisasi  atau  institusi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dinamika psikologis konselor sebaya dalam proses konseling. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologis. Peneliti dalam mengolah data menggunakan teknik eksplikasi data. Hasil dari penelitian ini mengahasilkan tujuh tema besar yaitu : (1) pola manajemen peer counselor community bk fipp unnes; (2) pengaplikasian media cyber dan non-cyber dalam pelaksanaan peer counseling; (3) peer counselor mengalami hambatan privacy concern dan latensi jaringan; (4) karakteristik dan permasalahan konseli yang heterogen; (5) pola dan arah penanganan masalah konseli oleh peer counselor; (6) dinamika psikologis konselor sebaya dalam proses konseling; dan (7) bentuk evaluasi dalam peer counselor community BK FIPP UNNES

References

Apriyadi Abi. (2023). Hambatan Pelaksanaan Bimbingan Konseling di Madrasah Aliyahm (Studi MA AIAI dan Bahrul Huda Kecamatan Sungaiselan). Counselle. Vol. 3, No. 1. https://doi.org/10.32923/couns.v3i1.3392

Bimo Walgito. (2010). Pengantar Psikologi Umum. Yogyakarta: Andi Offset Dahlan, U. A. (2016). E-Learning Dalam Persepsi Mahasiswa. 102–109.

Departemen Kesehatan RI. Profil Kesehatan Indonesia. Jakarta: Departemen Kesehatan RI; 2010.

Dewi Reni Sinta. (2023). Analisis Penggunaan Media Bimbingan dan Konseling pada Pemberian Layanan Informasi. AN-NADWAH. Volume 29 Nomor 1 (2023) p. 34-38. https://jurnal.uinsu.ac.id/index.php/nadwah/article/view/15532

Franzoi, S. L. (2003). Social Psychology 3rd Edition. Boston: McGraw Hill Company

Franzoi, S. L. (2006). Social Psychology. New York: McGraw Hill Companies Inc.

Herdiansyah, H. (2012). Metode penelitian kualitatif untuk ilmu-ilmu sosial. Jakarta: Salemba Humanika

Moch. Syihabudin Nuha, Hidayah, N., & Wahyuni, F. (2024). Model Pelatihan Peer-Counseling Pada Mahasiswa: Tinjauan Literatur Sistematis. G-Couns: Jurnal Bimbingan Dan Konseling, 8(2), 818–840. https://doi.org/10.31316/gcouns.v8i2.5695

Rijal I Zaenur. (2018). Evaluasi Program Peer Counseling Di Sekolah Menengah Pertama Peer Counseling Program Evaluation Injunior High School. Jurnal Riset Mahasiswa Bimbingan dan Konseling. Volume 4, Nomer 7. https://journal.student.uny.ac.id/fipbk/article/view/12565/12111

Rofi Khilman. (2021). Pendampingan Milennial Peer Counselor (MPC) Melalui Konseling Realitas Dalam Meneguhkan Karakter Santri Di Pondok Nurul Jannah Kudus. JANITA (Jurnal Pengabdian Masyarakat Universitas Tulungagung). Volume 1 Nomor 1. https://doi.org/10.36563/pengabdian.v1i1.258

Pane, R. (2020). KARAKTERISTIK KONSELI DAN PERMASALAHANNYA DALAM BIMBINGAN KONSELING. Thariqah Ilmiah: Jurnal ilmu-ilmu kependidikan & Bahasa Arab, 6(2), 137-148. doi:https://doi.org/10.24952/thariqahilmiah.v6i2.2812

Sugiarto, S., Prayitno, P., & Karneli, Y. (2021). Peran Psikologi Dalam Konseling. KENDURI : Jurnal Pengabdian Dan Pemberdayaan Masyarakat, 1(1), 27-30. Retrieved from https://www.siducat.org/index.php/kenduri/article/view/189

Subandi. (2009). Psikologi dzikir: Studi fenomenologi pengalaman transformasi religius. Yogyakarta: Pustaka Pelajar

Downloads

Published

2026-01-10